Ayunurwindasari
Kamis, 12 Maret 2015
Kumpulan Cerpen Anak - anak
1. Pemerah Susu dan Embernya
Seorang wanita pemerah susu telah memerah susu dari beberapa ekor sapi dan berjalan pulang kembali dari peternakan, dengan seember susu yang dijunjungnya di atas kepalanya. Saat dia berjalan pulang, dia berpikir dan membayang-bayangkan rencananya kedepan.
"Susu yang saya perah ini sangat baik mutunya," pikirnya menghibur diri, "akan memberikan saya banyak cream untuk dibuat. Saya akan membuat mentega yang banyak dari cream itu dan menjualnya ke pasar, dan dengan uang yang saya miliki nantinya, saya akan membeli banyak telur dan menetaskannya, Sungguh sangat indah kelihatannya apabila telur-telur tersebut telah menetas dan ladangku akan dipenuhi dengan ayam-ayam muda yang sehat. Pada suatu saat, saya akan menjualnya, dan dengan uang tersebut saya akan membeli baju-baju yang cantik untuk di pakai ke pesta. Semua pemuda ganteng akan melihat ke arahku. Mereka akan datang dan mencoba merayuku, tetapi saya akan mencari pemuda yang memiliki usaha yang bagus saja!"
Ketika dia sedang memikirkan rencana-rencananya yang dirasanya sangat pandai, dia menganggukkan kepalanya dengan bangga, dan tanpa disadari, ember yang berada di kepalanya jatuh ke tanah, dan semua susu yang telah diperah mengalir tumpah ke tanah, dengan itu hilanglah semua angan-angannya tentang mentega, telur, ayam, baju baru beserta kebanggaannya.
2. Burung Gagak dan Sebuah Kendi
Pada suatu musim yang sangat kering, dimana saat itu burung-burungpun sangat sulit mendapatkan sedikit air untuk diminum, seekor burung gagak menemukan sebuah kendi yang berisikan sedikit air. Tetapi kendi tersebut merupakan sebuah kendi yang tinggi dengan leher kendi sempit. Bagaimanapun burung gagak tersebut berusaha untuk mencoba meminum air yang berada dalam kendi, dia tetap tidak dapat mencapainya. Burung gagak tersebut hampir merasa putus asa dan merasa akan meninggal karena kehausan.
Kemudian tiba-tiba sebuah ide muncul dalam benaknya. Dia lalu mengambil kerikil yang ada di samping kendi, kemudian menjatuhkannya ke dalam kendi satu persatu. Setiap kali burung gagak itu memasukkan kerikil ke dalam kendi, permukaan air dalam kendipun berangsur-angsur naik dan bertambah tinggi hingga akhirnya air tersebut dapat di capai oleh sang burung Gagak.
3. Seruling Ajaib
Matahari bersinar dengan teriknya. Dimas, Bagas, Satria, dan Ludvi berjalan pulang sekolah menuju rumah Ludvi. Mereka akan mengerjakan tugas kelompok. Saking panasnya, Bagas mengeluh,
“Mataharinya panas banget. Dimas, jajanin es dong.”
“Iya nih. Traktirin, ya… Please…” Satria memasang muka memelas.
“Ah, teman-teman, bentar lagi juga nyampe rumahku. Ntar begitu nyampe aku bikinin es teh, apa es jeruk, es buah, es sandal, terserah deh!” kata Ludvi sambil mengelap keringatnya.
Nampak sebuah mobil, ternyata mobil Doni.
“Hai kawan-kawan!” sapa Doni membuka jendela mobil. “Cepetin jalannya, ya. Dadahh…” seru Doni.
Dimas hanya sebal. “Huh, makanya ajak kami juga dong!”
Sahabat-sahabatnya hanya ikut bersungut-sungut.
Tibalah mereka di rumah Ludvi. Benar, Dimas, Bagas, dan Satria disuguhi minuman es.
“Eh, mana es sandalnya?” canda Dimas
“Ih… Dimas, kamu mau? Sana ambil sandalnya Ludvi. Sana…” sahut Satria bercanda. Mereka tergelak.
Satu jam kemudian, tugas mereka telah selesai.
“Horee… Selesai. Main yuk!” ajak Ludvi senang.
“Ayo ayo,” balas Bagas mewakili sahabat-sahabatnya.
Mereka bermain petak umpet di lapangan. Tiba-tiba, datanglah pembuat onar. Ada Rifki, Abel, Rizal, dan Izzul.
“Heh, kalian. Ngapain main di lapangan kami?!” seru Rifki.
“Ini kan bukan lapangan kalian sendiri!” balas Bagas tak terima.
“Kalo gitu, masing masing beri Rp 5.000,00 ke kami!” kata Izzul.
“Ya nggak bisa,” sahut Dimas tidak terima juga.
Rifki mendorong Dimas hingga terjatuh dan terluka, lalu meninggalkannya. Teman-teman Dimas mengerubungi Dimas.
“Dimas, kamu nggak kenapa napa, kan? Ayo kuobati,” Bagas khawatir.
“Nggak apa kok. Cuma sikuku berdarah.” Dimas menatap lukanya. Namun ia merasa menduduki sebuah benda silinder.
“Ooh… seruling!”
Sahabat-sahabatnya mengerubungi. Dimas memainkan seruling, seketika lukanya sembuh. Semua kaget dan heran,
“Hah?! Lu… lukanya?” Bagas tergagap.
“Mainkan lagi,” pinta Satria.
Dimas melakukannya. Tumbuhan yang tadinya layu menjadi subur.
“Kita harus merahasiakan ini,” kata Ludvi pelan.
Namun Rifki dkk. telah mendengarnya. Mereka sembunyi di balik pohon besar.
“Kita harus mencurinya,” bisik Rizal.
“HARUS BRO!!” seru Abel.
“Diam Bel! Kedengeran nanti” bisik Izzul agak kesal. Tapi, Satria sudah mendengarnya.
“Ada yang mau mencuri seruling ini. Ayo sembunyikan!”
Mereka berlari ke rumah Ludvi. Rifki mengerjar. Namun malah di culik oleh seorang penculik. Kawan-kawannya berteriak.
“RIFKI!!!”
Ludvi yang masih di teras rumah mendengar. Segera ia mengajak teman-temannya menolong.
“Teman-teman, sepertinya Rifki sedang dalam bahaya. Ayo kita tolong!”
“Buat apa sih, Lud? Dia kan udah jahat sama kita!” bantah Bagas kesal pada Rifki dkk. Namun, akhirnya Bagas masih berbelas kasihan. Mereka tiba di lapangan.
“Ada apa dengan Rifki?” tanya Satria bingung.
“Rifki di culik,” sahut Abel sedih. Tak jauh dari situ, Nampak seorang menaiki mobil, ternyata itu penculik Rifki. “I.. itu penculiknya!” seru Rizal marah.
“KEJAAR…!!!” teriak ketujuh anak itu berlari.
“Dimas, seruling!” sahut Izzul sambil berlari.
“Oh iya!” balas Dimas mengeluarkan seruling ajaib dari sakunya.
Dimas memainkannya. Dan seketika itu, sang penculik terangkat ke atas.
“Huwaa… apa ini? Tolong aku! Cepat!” penculik ketakutan
“Serahkan teman kami! Lalu kami lepaskan.” kata Ludvi geram.
“Ya! Baik baik! Aku janji tak akan menculik anak anak lagi. Sekarang turunkan aku.”
“Janji ya!” tegas Izzul menatap tajam penculik.
Dimas berhenti memainkan serulingnya. Sang penculik kabur. Sebelumnya, ia menyerahkan Rifki. Rifki terlihat sangat lega.
“Te… teman teman, makasih ya, sudah nyelamatin aku. Ng… Dimas, dan kawan-kawan, makasih banyak udah nolong aku. Padahal kami sudah jahat sama kalian. Dan maafin kami,” ujar Rifki tulus. “Mau ga jadi sahabat kita?”
“Tentu saja mau, kawan!” Dimas mewakili teman-temannya sambil merangkul Rifki.
Tiba tiba ada anak berlari menghampiri Dimas dkk.
“Hei, kalian yang di sana!” panggil anak itu.
Lalu ia berkata pada Dimas, “Itu seruling milikku. Tolong kembalikan.” serunya sopan dan ramah.
Dimas dan yang lainnya terkejut. Ternyata itu milik anak itu. Dimas memberikan seruling itu ke anak itu yang tadinya seruling itu Dimas genggam.
Anak itu menatap serulingnya.
“Ini peninggalan dari kakekku. Tadi aku membawanya ke sini, ternyata terjatuh. Makasih, kalian sudah menemukannya.”
Sambil memberi senyum, anak itu memperkenalkan dirinya.
“Hai, namaku Novan!” katanya sambil mengulurkan tangan.
Bergantian mereka berkenalan. “Aku Dimas.” “Aku Rifki.” “Bagas.” “Satria.” “Abel.” “Rizal.” “Izzul.” “Aku Ludvi.”
Abel sambil menyengir, ia berkata
“Mau kan Novan jadi sahabat kita?”
Novan tak menyangka, ia senang sekali. Tak ragu ia mengiyakan.
“Mau dong! Aku kan suka punya teman banyak!”
Siang itu adalah siang yang berkesan. Di rumah Ludvi, mereka merayakan permulaan persahabatan mereka.
“Nih, es jeruk seger nya! Ayo ayo di minum. Kita rayain persahabatan kita!” seru Ludvi.
“Es sandalnya?” canda Bagas menirukan Dimas.
Mereka tergelak bebarengan. Sungguh, tak terlupakan selamanya!
Seorang wanita pemerah susu telah memerah susu dari beberapa ekor sapi dan berjalan pulang kembali dari peternakan, dengan seember susu yang dijunjungnya di atas kepalanya. Saat dia berjalan pulang, dia berpikir dan membayang-bayangkan rencananya kedepan.
"Susu yang saya perah ini sangat baik mutunya," pikirnya menghibur diri, "akan memberikan saya banyak cream untuk dibuat. Saya akan membuat mentega yang banyak dari cream itu dan menjualnya ke pasar, dan dengan uang yang saya miliki nantinya, saya akan membeli banyak telur dan menetaskannya, Sungguh sangat indah kelihatannya apabila telur-telur tersebut telah menetas dan ladangku akan dipenuhi dengan ayam-ayam muda yang sehat. Pada suatu saat, saya akan menjualnya, dan dengan uang tersebut saya akan membeli baju-baju yang cantik untuk di pakai ke pesta. Semua pemuda ganteng akan melihat ke arahku. Mereka akan datang dan mencoba merayuku, tetapi saya akan mencari pemuda yang memiliki usaha yang bagus saja!"
Ketika dia sedang memikirkan rencana-rencananya yang dirasanya sangat pandai, dia menganggukkan kepalanya dengan bangga, dan tanpa disadari, ember yang berada di kepalanya jatuh ke tanah, dan semua susu yang telah diperah mengalir tumpah ke tanah, dengan itu hilanglah semua angan-angannya tentang mentega, telur, ayam, baju baru beserta kebanggaannya.
2. Burung Gagak dan Sebuah Kendi
Pada suatu musim yang sangat kering, dimana saat itu burung-burungpun sangat sulit mendapatkan sedikit air untuk diminum, seekor burung gagak menemukan sebuah kendi yang berisikan sedikit air. Tetapi kendi tersebut merupakan sebuah kendi yang tinggi dengan leher kendi sempit. Bagaimanapun burung gagak tersebut berusaha untuk mencoba meminum air yang berada dalam kendi, dia tetap tidak dapat mencapainya. Burung gagak tersebut hampir merasa putus asa dan merasa akan meninggal karena kehausan.
Kemudian tiba-tiba sebuah ide muncul dalam benaknya. Dia lalu mengambil kerikil yang ada di samping kendi, kemudian menjatuhkannya ke dalam kendi satu persatu. Setiap kali burung gagak itu memasukkan kerikil ke dalam kendi, permukaan air dalam kendipun berangsur-angsur naik dan bertambah tinggi hingga akhirnya air tersebut dapat di capai oleh sang burung Gagak.
3. Seruling Ajaib
Matahari bersinar dengan teriknya. Dimas, Bagas, Satria, dan Ludvi berjalan pulang sekolah menuju rumah Ludvi. Mereka akan mengerjakan tugas kelompok. Saking panasnya, Bagas mengeluh,
“Mataharinya panas banget. Dimas, jajanin es dong.”
“Iya nih. Traktirin, ya… Please…” Satria memasang muka memelas.
“Ah, teman-teman, bentar lagi juga nyampe rumahku. Ntar begitu nyampe aku bikinin es teh, apa es jeruk, es buah, es sandal, terserah deh!” kata Ludvi sambil mengelap keringatnya.
Nampak sebuah mobil, ternyata mobil Doni.
“Hai kawan-kawan!” sapa Doni membuka jendela mobil. “Cepetin jalannya, ya. Dadahh…” seru Doni.
Dimas hanya sebal. “Huh, makanya ajak kami juga dong!”
Sahabat-sahabatnya hanya ikut bersungut-sungut.
Tibalah mereka di rumah Ludvi. Benar, Dimas, Bagas, dan Satria disuguhi minuman es.
“Eh, mana es sandalnya?” canda Dimas
“Ih… Dimas, kamu mau? Sana ambil sandalnya Ludvi. Sana…” sahut Satria bercanda. Mereka tergelak.
Satu jam kemudian, tugas mereka telah selesai.
“Horee… Selesai. Main yuk!” ajak Ludvi senang.
“Ayo ayo,” balas Bagas mewakili sahabat-sahabatnya.
Mereka bermain petak umpet di lapangan. Tiba-tiba, datanglah pembuat onar. Ada Rifki, Abel, Rizal, dan Izzul.
“Heh, kalian. Ngapain main di lapangan kami?!” seru Rifki.
“Ini kan bukan lapangan kalian sendiri!” balas Bagas tak terima.
“Kalo gitu, masing masing beri Rp 5.000,00 ke kami!” kata Izzul.
“Ya nggak bisa,” sahut Dimas tidak terima juga.
Rifki mendorong Dimas hingga terjatuh dan terluka, lalu meninggalkannya. Teman-teman Dimas mengerubungi Dimas.
“Dimas, kamu nggak kenapa napa, kan? Ayo kuobati,” Bagas khawatir.
“Nggak apa kok. Cuma sikuku berdarah.” Dimas menatap lukanya. Namun ia merasa menduduki sebuah benda silinder.
“Ooh… seruling!”
Sahabat-sahabatnya mengerubungi. Dimas memainkan seruling, seketika lukanya sembuh. Semua kaget dan heran,
“Hah?! Lu… lukanya?” Bagas tergagap.
“Mainkan lagi,” pinta Satria.
Dimas melakukannya. Tumbuhan yang tadinya layu menjadi subur.
“Kita harus merahasiakan ini,” kata Ludvi pelan.
Namun Rifki dkk. telah mendengarnya. Mereka sembunyi di balik pohon besar.
“Kita harus mencurinya,” bisik Rizal.
“HARUS BRO!!” seru Abel.
“Diam Bel! Kedengeran nanti” bisik Izzul agak kesal. Tapi, Satria sudah mendengarnya.
“Ada yang mau mencuri seruling ini. Ayo sembunyikan!”
Mereka berlari ke rumah Ludvi. Rifki mengerjar. Namun malah di culik oleh seorang penculik. Kawan-kawannya berteriak.
“RIFKI!!!”
Ludvi yang masih di teras rumah mendengar. Segera ia mengajak teman-temannya menolong.
“Teman-teman, sepertinya Rifki sedang dalam bahaya. Ayo kita tolong!”
“Buat apa sih, Lud? Dia kan udah jahat sama kita!” bantah Bagas kesal pada Rifki dkk. Namun, akhirnya Bagas masih berbelas kasihan. Mereka tiba di lapangan.
“Ada apa dengan Rifki?” tanya Satria bingung.
“Rifki di culik,” sahut Abel sedih. Tak jauh dari situ, Nampak seorang menaiki mobil, ternyata itu penculik Rifki. “I.. itu penculiknya!” seru Rizal marah.
“KEJAAR…!!!” teriak ketujuh anak itu berlari.
“Dimas, seruling!” sahut Izzul sambil berlari.
“Oh iya!” balas Dimas mengeluarkan seruling ajaib dari sakunya.
Dimas memainkannya. Dan seketika itu, sang penculik terangkat ke atas.
“Huwaa… apa ini? Tolong aku! Cepat!” penculik ketakutan
“Serahkan teman kami! Lalu kami lepaskan.” kata Ludvi geram.
“Ya! Baik baik! Aku janji tak akan menculik anak anak lagi. Sekarang turunkan aku.”
“Janji ya!” tegas Izzul menatap tajam penculik.
Dimas berhenti memainkan serulingnya. Sang penculik kabur. Sebelumnya, ia menyerahkan Rifki. Rifki terlihat sangat lega.
“Te… teman teman, makasih ya, sudah nyelamatin aku. Ng… Dimas, dan kawan-kawan, makasih banyak udah nolong aku. Padahal kami sudah jahat sama kalian. Dan maafin kami,” ujar Rifki tulus. “Mau ga jadi sahabat kita?”
“Tentu saja mau, kawan!” Dimas mewakili teman-temannya sambil merangkul Rifki.
Tiba tiba ada anak berlari menghampiri Dimas dkk.
“Hei, kalian yang di sana!” panggil anak itu.
Lalu ia berkata pada Dimas, “Itu seruling milikku. Tolong kembalikan.” serunya sopan dan ramah.
Dimas dan yang lainnya terkejut. Ternyata itu milik anak itu. Dimas memberikan seruling itu ke anak itu yang tadinya seruling itu Dimas genggam.
Anak itu menatap serulingnya.
“Ini peninggalan dari kakekku. Tadi aku membawanya ke sini, ternyata terjatuh. Makasih, kalian sudah menemukannya.”
Sambil memberi senyum, anak itu memperkenalkan dirinya.
“Hai, namaku Novan!” katanya sambil mengulurkan tangan.
Bergantian mereka berkenalan. “Aku Dimas.” “Aku Rifki.” “Bagas.” “Satria.” “Abel.” “Rizal.” “Izzul.” “Aku Ludvi.”
Abel sambil menyengir, ia berkata
“Mau kan Novan jadi sahabat kita?”
Novan tak menyangka, ia senang sekali. Tak ragu ia mengiyakan.
“Mau dong! Aku kan suka punya teman banyak!”
Siang itu adalah siang yang berkesan. Di rumah Ludvi, mereka merayakan permulaan persahabatan mereka.
“Nih, es jeruk seger nya! Ayo ayo di minum. Kita rayain persahabatan kita!” seru Ludvi.
“Es sandalnya?” canda Bagas menirukan Dimas.
Mereka tergelak bebarengan. Sungguh, tak terlupakan selamanya!
Paris Perancis
Menara Eiffel (bahasa Perancis: La tour Eiffel) adalah bangunan yang paling menonjol di kota Paris dan dikenal di dunia sebagai simbol negara Perancis. Namanya diambil dari nama perancangnya, Alexandre Gustave Eiffel dan sejak dibangun pada 1889 sampai 1930 adalah bangunan tertinggi di dunia. Sebagai tempat wisata dan ikon Paris serta Perancis, menara ini dikunjungi oleh sekitar 5,5 juta turis.
Menara
ini memiliki ketinggian 300 meter dan di atasnya terdapat antena
televisi setinggi 24 m. Angin dapat menyebabkan menara ini bergoyang
sebanyak 6-7 cm dan panas dapat menyebabkan puncak menara menjauh hingga
18 cm dari matahari.
Menara Eiffel memegang rekor bangunan tertinggi selama 40 tahun. Jika berjalan-jalan
pada malam hari, anda akan melihat gemerlapnya lampu yang dipasang di
Menara Eiffel seolah sedang bermain mata dengan anda. Sungguh
pemandangan spektakuler yang sulit terlupakan. Parfait!
Selain menara eiffel, terdapat juga Museum Louvre. Museum yang dulunya merupakan istana kerajaan Perancis ini menyuguhkan sekitar 350.000 koleksi karya seni. Di antaranya, lukisan Mona Lisa, mahakarya yang begitu mendunia hasil goresan Leonardo da Vinci.
perlu
diketahui cara masuk ke museum itu cukup unik. Di lapangan bagian dalam
komplek Istana Louvre terdapat bangunan berbentuk piramida kaca, yang
dikelilingi kolam dan air mancur. Dari pintu ini, dengan eskalator,
calon pengunjung dibawa ke lantai bawah tanah dengan desain bangunan
modern.
Museum lainnya, seperti Museum Orsay juga patut dikunjungi. Museum
yang digubah dari sebuah stasiun kereta api tua ini menghitung banyak
karya impresionis dan pasca-impresionis sebagai koleksi, termasuk dari
Monet, Manet, Renoir, Van Gogh, dan Gauguin.
Kunjungan ke gereja katolik Notre Dame
juga merupakan destinasi menarik di Paris. Mahakarya gotik ini terletak
di sebidang pulau yang dikelilingi sungai seine, mulai dibangun pada
abad ke-13 dan selesai hampir dua abad setelahnya.
Notre Dame de Paris (bahasa Perancis untuk "Bunda Kita di Paris", artinya gereja di Paris yang dipersembahkan pada Bunda Maria), biasanya disebut sebagai Notre Dame, adalah katedral berasitektur gothic di sebelah timur Île de la Cité di Paris, Perancis, dengan pintu masuk utama di barat. Selain tujuan wisata, gereja ini juga masih digunakan untuk tempat misa dan Uskup Agung Paris. Notre Dame de Paris dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari arsitektur gothic Perancis.
Bagi
para fashionista, kota ini adalah surganya. Paris adalah kota yang
tepat untuk berbelanja produk bermerk, seperti Louis Vuitton, Hermes,
Chanel, dan Balenciaga.
Rasakan
Paris yang otentik dan nikmati panekuk tipis atau crepe khas Perancis
isi pisang dan coklat yang dapat anda temukan di pinggiran jalan Paris.
Mampir ke kafe-kafe dan cicipi sejarah sastra di dalam minuman cokelat
panas dan roti baguette, atau dalam semangkuk salada Nicoise.
Kata - kata Motivasi
Hallo semuanya selamat datang di blog ku lagi dan jangan bosan-bosannya untuk melihat isi blog saya ini yaaaa : ) Sekarang saya ingin memberikan kalian sesuatu yaitu :
Kata kata motivasi yang mungkin bisa merubah pola pikir dalam hidup anda. Langsung saja anda simak kumpulan kata-kata motivasi dibawah ini.
Sekian dari saya dan Terimakasih : )
Kata kata motivasi yang mungkin bisa merubah pola pikir dalam hidup anda. Langsung saja anda simak kumpulan kata-kata motivasi dibawah ini.
Kata Kata Motivasi:
Sukses adalah ketika kita melakukan yang terbaik yang kita bisa, dengan apa yang kita miliki sendiri. Bukan dengan mengharapkan apa yang menjadi milik orang lain.Hidup itu layaknya waktu yang terus berjalan dan takkan pernah bisa kembali lagi. Jadi pergunakanlah waktumu sebaik mungkin
Langkah terbaik untuk meramalkan masa depan adalah dengan cara menciptakan sendiri masa depan tersebut
Orang yang mampu belajar dari kegagalan adalah pemenang, namun orang yang selalu menutupi kegagalan adalah pecundang
Jangan pedulikan orang yang mencaci maki
dan membenci anda, karena dia bukan orang yang pantas mendapat
perhatian dari anda. Karena yang paling utama adalah orang yang selalu
ada untuk anda.
Jika engkau gagal pada hari ini, janganlah engkau berputus asa, karena masih ada hari besok dan seterusnya yang akan mengajakmu menjadi lebih sukses.
Seseorang dikatakan gagah perkasa, itu
bukanlah orang yang bertubuh besar dan kuat, namun orang yang mampu
mengendalikan emosinya pada waktu dia marah
Bahagia itu adalah mereka yang bangga menjadi dirinya sendiri, tanpa mengkuawatirkan apa yg dipikirkan orang lain pada dirinya.
Pacaran itu tidak harus selalu
dimanjakan dan disayang, tapi ada hal yang lebih penting dari semua itu,
diajarkan cara saling menghormati pasangan dan saling menerima
Jangan pernah melihat siapa yang berbicara, namun lihatlah tentang apa yang disampaikannya
Bahagia itu tidak berarti segalanya
sempurna. Bahagia yang sesungguhnya adalah ketika anda memutuskan untuk
melihat sesuatu secara sempurna.
Hanya dengan penuh keyakinan kita mampu memindahkan gunung, namun tanpa persiapan kita bisa tersandung oleh batu kecil
Jadilah pribadi seperti layaknya padi, yang semakin tua, semakin merunduk.
Suatu cara nyata untuk membedakan Anda dengan saingan Anda adalah pelayanan yang Anda sajikan
Berfikirlah untuk bisa merubah dirimu sendiri dahulu, sebelum engkau berfikir untuk bisa merubah dunia
Penyesalan itu selalu hadir di belakang, kalaupun di depan itu namanya bukan penyesalan, melainkan pendaftaran
Keberhasilan serta kegagalan kita dalam
meraih sesuatu, selalu erat hubungannya dengan cara kita untuk membina
sebuah hubungan antar sesama
Kebanyakan orang hidup dalam penjara yang membatasi dirinya, namun hal tersebut bukanlah penjara besi melainkan penjara yang berasal dari dalam fikirannya sendiri.
Mulailah sesuatu itu dari nol, agar anda bisa merasakan indahnya perjuangan dan kesuksesan
Di dalam diri kita sudah diberikan Tuhan kemampuan yg sangat hebat utk kita gunakan secara maksimal
Sebagian besar orang berhasil tidak karena mereka ditakdirkan, melainkan karena mereka memfokuskan hati untuk melakukan hal itu
Jangan menyerah atas impianmu. Impian memberimu tujuan hidup. Ingatlah, bahwa sukses bukan kunci utama kebahagiaan. Semangat!
Kita tidak akan pernah tau apa yang akan
terjadi pada hari ini, namun kita bisa melakukan cara terbaik untuk
menghadapi hari esok
Kesalahan hanya membuatmu belajar dewasa. Seutas senyum mampu meringankan luka. Sahabat akan setia saat kamu membutuhkannya
Tuhan telah menciptakan pelangi tuk mewarnai langit, dan Tuhan menciptakan sahabat tuk mewarnai perjalanan hidupmu
Kebanyakan seseorang dihargai bukan dikarenakan sesuatu yang telah dia miliki, tapi karena apa yg sudah dia lakukan.
Hidup yang tak punya tujuan sama saja seperti layang-layang yang putus, genggam tujuan dan percayalah kita mampu meraihnya
Berhenti mencari kesalahan orang lain untuk mengalahkannya, karena kamu sendiri belum pasti lebih baik dari dia
Ingatlah kata pepatah ” Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan besok harus lebih baik daripada hari ini “
Sukses tidak datang dari apa yang diberikan oleh orang lain, tapi datang dari keyakinan dan kerja keras kita sendiri
Saat kita terjatuh, maka tersenyumlah.
Karena orang yang pernah jatuh adalah orang yang melakukan perjalanan
untuk menuju kesuksesan
Jika anda ingin meraih sukses, hindarilah untuk berfikir tentang kegagalan, namun berfikir dan berusahalah untuk berhasil
Bersedih adalah suatu hal yang wajar, tapi jangan sampai kesedihan tersebut melemahkan hatimu hingga kamu berputus asa
Semoga kata motivasi diatas bermanfaat buat Anda.Otak dapat mengambil nasihat, tapi tidak hati dan cinta, tidak memiliki geografi, tidak mengenal batas
Sekian dari saya dan Terimakasih : )
Rabu, 11 Maret 2015
Foto-Foto Aliando Syarief
Aliando Syarief adalah aktor yang saya sukai. Karena dia sangat ganteng, tinggi, berbakat, memiliki bulu mata yang lentik, dan juga berkulit putih.
Selain itu dia juga memiliki semangat yang besar karena dulu walaupun dia belum juga segera menjadi artis, tapi dia selalu berusaha agar dia bisa menjadi rtis yang terkenal, dan sekarangakhirnya dia bisa menjadi artis yang terkenal dan disukai oleh banyak orang.
Sekian yang dapat saya sampaikan hari ini Terima Kasih atas perhatiannya. Tetap Suport and Keep Calm Aliando Syarief. :-) ;-)
Biodata Aliando
Sobat sekalian tau dong siapa itu Aliando Syarief? Yaps, benar sekali. Aliando Syarief merupakan seorang aktor berkebangsaan Indonesia yang mana menjadi trend dan populer belakangan ini. Dengan nama asli Muhammad Ali Syarief ia mendalami peran di beberapa sinetron remaja.
Aliando Syarief dilahirkan di Jakarta, pada tanggal 26 Oktober 1996. Pantas saja Aliando memiliki wajah ganteng, lha ayahnya saja asli keturunan arab. Makanya Aliando juga berketurunan Arab. Aliando ini menjadi putra nomor dua dari pasangan Syarief Alkhatiri (keturunan Arab) dan Tengku Resi Revado (keturunan Padang). Dirinya mempunyai kakak perempuan bernama Alya Avivah.
Nama : Muhammad Ali Syarief
TTL : Jakarta, 26 Oktober 1996
Alamat : Jl.Jati 3 Kayuringin Bekasi
Agama : Islam
Keturunan : Arab(Ayah)-Padang(Ibu)
Ayah : Syarief Alkhatiri
Ibu : Tengku Resi Revando
No telp : 021 885**** (privacy)
Email : ali_234sc@yahoo.com , alidrumer@gmail.com , alidrummermetal@yahoo.com
Hoby: main drum, bola, komputer, nyanyi,aktor(terbaru),menggambar, ngedit video dan foto, bikin lagu, bikin instrument.
Twitter : @aliando26 dan @alysyarief
Instagram : aliandooo
Twitter official alicious resmi : @alicious_resmi
Penulis fav : Raditya Dika
Chanel Favaorit: RCTI, ANTV, GLOBAL,TRANS TV
Tim Sepak Bola favorit : BARCA , CHELSEA ,AC MILAN ,REAL MADRID , MU, INTERMILAN
Bersekolah : TK AISYAH dan TK ALHUSNA,SD ALHUSNA, SMP MARTIA BAKTI dan SMA MARTIA BAKTI
Buku Favorit : Ensiklopedia
Jenis Musik : Rock, Moderent Rock, Poprock, R&B, Jazz, Slow
Makanan Favorit: rendang, ayam gulai, roti, daging, pecel ayam
Minuman Favorit: Es jeruk, Jus alpukat, teh es, air putih
Favorite Games : Left 4 Dead , Call of Duty
Film Favorit : Saw, Saw2, Saw3, saw6, Saw7, Click, Ip man1/2, Zombie, Garuda di dadaku 2
Musik : Mr.big, Bonjovi, Queen, Dream Theater, Kerishpati,Dragon Force, POP, Edane
Penyanyi Favorite : Eric Martin, Bruno Mars, Maria Carey, Novi
Atlet Favorite : Messi, Maradona, Drogba, CR, Ronaldinho, Eric.c, Pele, Fabregas
Biodata Aliando Syarief
TTL : Jakarta, 26 Oktober 1996
Alamat : Jl.Jati 3 Kayuringin Bekasi
Agama : Islam
Keturunan : Arab(Ayah)-Padang(Ibu)
Ayah : Syarief Alkhatiri
Ibu : Tengku Resi Revando
No telp : 021 885**** (privacy)
Email : ali_234sc@yahoo.com , alidrumer@gmail.com , alidrummermetal@yahoo.com
Hoby: main drum, bola, komputer, nyanyi,aktor(terbaru),menggambar, ngedit video dan foto, bikin lagu, bikin instrument.
Twitter : @aliando26 dan @alysyarief
Instagram : aliandooo
Twitter official alicious resmi : @alicious_resmi
Penulis fav : Raditya Dika
Chanel Favaorit: RCTI, ANTV, GLOBAL,TRANS TV
Tim Sepak Bola favorit : BARCA , CHELSEA ,AC MILAN ,REAL MADRID , MU, INTERMILAN
Bersekolah : TK AISYAH dan TK ALHUSNA,SD ALHUSNA, SMP MARTIA BAKTI dan SMA MARTIA BAKTI
Buku Favorit : Ensiklopedia
Jenis Musik : Rock, Moderent Rock, Poprock, R&B, Jazz, Slow
Makanan Favorit: rendang, ayam gulai, roti, daging, pecel ayam
Minuman Favorit: Es jeruk, Jus alpukat, teh es, air putih
Favorite Games : Left 4 Dead , Call of Duty
Film Favorit : Saw, Saw2, Saw3, saw6, Saw7, Click, Ip man1/2, Zombie, Garuda di dadaku 2
Musik : Mr.big, Bonjovi, Queen, Dream Theater, Kerishpati,Dragon Force, POP, Edane
Penyanyi Favorite : Eric Martin, Bruno Mars, Maria Carey, Novi
Atlet Favorite : Messi, Maradona, Drogba, CR, Ronaldinho, Eric.c, Pele, Fabregas
Fakta Aliando
- Sering banget mendapatkan The Best Drummer di banyak festival band
- Jago main drum diajari oleh pamannya sendiri yang sering diseebut Uncu Dhodont
- Lebih suka dipanggil Abang dari pada Kakak
- Suka banget sama anak kecil
- Kalo makan gak milih2 seadanya aja
- Cengeng kalo dia ngerasa dia salah
- Seorang Multitalent
- Pelupa, teledor, plinplan
- Suka banget sama Raditya Dika
- Aliando udah ga punya facebook
Foto Aliando Syarief
Rabu, 25 Februari 2015
Langganan:
Postingan (Atom)













.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)


